Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta untuk konsisten dalam menjalankan bisnis, khususnya jika bisnis tersebut melibatkan investor swasta. Hal ini agar para investor percaya saat menanamkan modalnya di Indonesia sekaligus menjaga iklim investasi di dalam negeri. Anggota Komisi VI DPR Inas Narsullah Zubir mengatakan, BUMN harus menghormati perjanjian yang sudah disepakati sejak awal dengan mitranya dari kalangan swasta. Jika tidak, maka proyek yang tengah dikerjakan bersama tidak akan berjalan dengan baik, seperti yang saat ini dialami dalam pembangunan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara.

"Kalau tidak dihormati, nanti BUMN punya penilaian yang jelek dari investor," ujar dia di Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Menurut Inas, tidak menghormati perjanjian dalam dunia bisnis, terlebih hal ini dilakukan oleh perusahaan pelat merah maka dapat berdampak buruk terhadap iklim investasi di Indonesia.

"Kalau begini jadi merusak apa yang disampaikan Presiden Jokowi dalam menggenjot investasi," ungkap dia. Selain itu, Inas juga mengimbau Menteri BUMN Rini Soemarno ikut turun tangan dalam penyelesaian konflik antara BUMN dengan pihak swasta. Ini agarng  masalah yang ada dapat selesai secara baik dan semakin banyak investasi yang masuk ke Indonesia.

"Menteri BUMN juga harus turun tangan, jangan masalah ini mengganggu investasi di dalam negeri," ujar Inas.

 

 

Source

0 commento(i)